Sejarah Museum Zoologi Bogor

Museum Zoologi Bogor berdiri pada tahun 1994 atas prakarsa Dr.J.C Koningsberger dengan nama Landbouw Zoologich Laboratorium. Pada awalnya, gedung ini difungsikan untuk meneliti hewan-hewan pengganggu tanaman pertanian di dalam Lands Plantentuin atau Kebun Raya.

Pada tahun 1901, dibangun gedung baru yang digunakan sebagai ruang pameran, ruang koleksi, sekaligus ruang kerja dan laboratorium. Pada tahun 1906 berganti nama menjadi Zoologisch Museum yang menyimpan beragam fauna yang diawetkan.

Empat tahun kemudian, namanya berubah menjadi Zoologisch Museum en Laboratorium. Saat penjajahan Jepang (1941-1945) sampai agresi militer Belanda (1945-1947), museum ini berganti nama menjadi Museum Zoologicum Bogoriense. Nama inilah yang hingga kini masih tetap digunakan dengan nama Museum Zoologi Bogor.

Museum Zoologi Bogor
Museum Zoologi pada tahun 1920

 

Museum Zoologi menjadi tempat pameran ilmiah untuk berbagai jenis satwa yang hidup di Indonesia. Tidak hanya untuk kepentingan penelitian saja, tetapi beragam koleksi awetan satwa tersebut dipamerkan juga untuk masyarakat luas yang ingin melihatnya.

Terdapat jutaan koleksi spesimen yang terdiri dari puluhan ribu satwa berbagai jenis, yang di antaranya adalah 1.100 spesies burung dari berbagai daerah di Indonesia. 650 spesies mamalia, 600 spesies reptil dan ikan, 2300 moluska, 10.000 jenis serangga, dan 700 jenis invertebrata.

Lokasi Museum Zoologi

 

Artikel Terkait

Balekambang pada suatu masa

ariesmunandi

Sejarah Kelam Istana Bogor

ariesmunandi

Merindukan Rindu Alam

ariesmunandi

Aroma Mistis di Gunung Munara

ariesmunandi

Sejarah di Kampung Budaya Sindang Barang

ariesmunandi

Kenangan di Jalan Ahmad Yani

ariesmunandi

Leave a Comment