Kampus IPB Baranangsiang sudah berdiri sejak 27 April 1952. Pembangunan kampus ini dilakukan pertama kali dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Ir. Soekarno yang dilanjutkan dengan pembacaan pidato berjudul “Soal Hidup atau mati“. Pidato tersebut menempatkan masalah pangan sebagai kunci hidup dan matinya suatu bangsa.

Batu tersebut kini bisa ditemukan pada prasasti yang letaknya berada di bawah tangga masuk ke ruang pimpinan. Di bawahnya terdapat sebuah ruangan tempat menyiman naskah yang ditulis di atas perkamen dan ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

Kampus IPB Baranangsiang merupakan hasil rancangan arsitek F.Silaban. Namun tidak semua rancangannya terpenuhi, hanya sebagiannya saja yang sudah berdiri salah satunya gedung Fakultas Pertanian. Adapun rancangannya yang lain batal dilaksanakan seperti bangunan Aula dan kolam renang standar Internasional.

Kampus IPB Baranangsiang pada awalnya dibangun sebagai fasilitas miliki Fakultas Pertanian Universitas Indonesia. Sebelum tahun 1963, IPB saat itu masih menjadi bagian dari Universitas Indonesia dengan Fakultas Pertaniannya. Setelah keluar Surat Keputusan tahun 1963, Institut Pertanian Bogor mulai didirikan.

 

Leave a Reply